- Management by custom school,
Pelaksanaan manajemen hanya didasarkan kepada kebiasaan – kebiasaan umum yang berlaku.
- Scientific management school,
Pelaksanaan manajemen dilaksanakan berdasarkan metoda ilmiah yang dimulai dari mengumpulkan data,informasi dan fakta, melakukan analisa, menetapkan sasaran berdasarkan analisa, mengambil keputusan.
- Behaviour school,
Pelaksanaan manajemen berdasarkan perilaku manusia dengan mendalami mengenai human behaviour, human relations, motivation factors dan tipe – tipe kepemimpinan.
- The social school,
Pelaksanaan manajemen berdasarkan pendekatan hubungan antar kelompok social sebagai suatu sistim.
- Systems management school,
Pelaksanaan manajemen berdasarkan pendekatan system yang merupakan suatu rangkaian tata kerja dan prosedur kerja yang membentuk suatu kesatuan yang teratur agar dicapai efisiensi dan efektifitas.
- Decisional management school,
Pelaksanaan manajemen dengan meninjau metode – metode pengambilan keputusan.
- Quantitatif Measure,
Pelaksanaan manajemen dengan berdasarkan ukuran – ukuran tertentu dan mengunakan model – model matematik tertentu.
- Management Process,
Pelaksanaan manajemen dengan melihat bahwa pencapaian suatu tujuan merupakan suatu serial dari berbagai macam proses - proses.
- Contingency management school,
Pelaksanaan manajemen berdasarkan situasi yang berubah – ubah dimana manajemen akan menyesuaikan dengan situasi tersebut.
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Manajemen. Tampilkan semua postingan
Senin, 31 Maret 2014
Mazhab Manajemen
Minggu, 30 Maret 2014
Tujuan Manajemen
GR Terry mendefinisikan tujuan : sesuatu tujuan manajerial
adalah tujuan yang diinginkan yang melukiskan skope yang jelas serta memberikan
arah kepada usaha – usaha seorang manajer.
Tujuan manajerial ini harus terdiri dari 4 hal yaitu :
- Tujuan
- Skope
- Kepastian
- Arah
Klasifikasi Tujuan :
Berdasarkan tipe :
- Profit objectives, keuntungan bagi pemilik modal
- Service objectives, pelayanan bagi konsumen agar meningkatkan nilai jual
- Social objectives, manfaat bagi nilai – nilai social masyarakat
- Personal objectives, tujuan masing – masing individu yang hendak dicapai
Berdasarkan prioritas :
- Sasaran primer
- Sasaran sekunder
- Sasaran social
Berdasarkan jangka waktu :
- Sasaran jangka panjang
- Sasaran jangka menengah
- Sasaran jangka pendek
Berdasarkan sifatnya :
- Management objectives
- Managerial objectives
- Administrative objectives
- Economic objectives
- Social objectives
- Technical objectives
- Work objectives
- Overall enterprise objectives
- Divisional objectives
- Departemental objectives
- Sectional objectives
- Group objectives
- Individual objectives
Berdasarkan bidangnya :
- Top level objectives
- Finance objectives
- Production objectives
- Marketing objectives
- Office objectives
Berdasarkan motif :
- Public objectives
- Organizational objectives
- Personal objectives
Dalam membuat tujuan – tujuan manajemen hendaknya diperhatikan :
- Tujuan merupakan hasil partisipasi dari pihak – pihak yang bertanggung jawab untuk melaksanakannya.
- Setiap tujuan yang ada dalam perusahaan hendaknya membantu keseluruhan tujuan perusahaan.
- Tujuan harus mempunyai jangkauan atau batas yang hendak dicapai.
- Tujuan harus realistis.
- Tujuan harus selalu inovatif atau up-to-date.
- Tujuan harus ditetapkan dalam jumlah yang terbatas.
- Tujuan harus berurutan.
- Tujuan harus berimbang.
Sabtu, 29 Maret 2014
Unsur-unsur Manajemen
Unsur-unsur yang harus ada dalam suatu manajemen :
- Men, tenaga kerja baik eksekutif maupun operasional.
- Money, uang dibutuhkan untuk melaksanakan tujuan.
- Methode, cara – cara yang digunakan dalam menjalankan usaha.
- Materials, bahan – bahan yang diperlukan dalam suatu proses.
- Machines, mesin, alat yang diperlukan dalam suatu proses.
- Market, pasar merupakan tempat transaksi jual output dari suatu proses.
Sabtu, 22 Maret 2014
PERILAKU ORGANISASI
Perkembangan aliran perilaku organisasi
ditandai dengan pandangan dan pendapat baru tentang perilaku manusia dan sistem sosial.
Tokoh-tokoh aliran ini antara lain:
- Abraham Maslow yang mengemukakan adanya “hirarki kebutuhan” dalam penjelasannya tentanng perilaku manusia dan dinamika proses motivasi.
- Douglas
Mc Gregor dengan teori X dan Y nya.
- Frederick Herzberg yang menguraikan teori motivasi higienis atau teori dua faktor.
- Robert Blake dan Jane Mouton yang membahas lima gaya kepemimpinan dengan kisi-kisi
manajerial (managerial grid).
- Rensis Likert yang telah mengidentifikasi dan melakukan penelitiannya secara ekstensif
mengenai 4 sistem manajemen, dari sistem 1 : exploitif-otoritatif sampai sistem
4 : partisipatif kelompok
- Fred Fiedler yang menyarankan pendekatan contingency pada studi kepemimpinan.
- Crish Argyris yang memandang organisasi sebagai sistem sosial atau sistem antar
hubungan budaya.
- Edgar Schein yang banyak meneliti dinamika kelompok dalam organisasi dan lainnya.
Jumat, 21 Maret 2014
SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN
PERIODE WAKTU
|
ALIRAN MANAJEMEN
|
KONTRIBUTOR
|
1771 -- 1871
|
Awal munculnya
manajemen ilmiah
|
Robert Owen, Charles Babbage
|
Aliran klasik
|
||
1870 -- 1930
|
1. Manajemen
ilmiah
|
F.W Taylor, Frank & Lilian Gilberth,
Henry Gantt, Harrington Emerson
|
2. Teori
Organisasi Klasik
|
Henry Fayol, James D Mooney, Mary Parker
Follet, Herbert Simon, Chester I Barnard
|
|
Aliran Neo
Klasik
|
||
1930 -- 1940
|
Hubungan
Manusiawi
|
Hawthorne Studies, Elton Mayo, Fritz
Roethlisberger, Hugo Munsternberg
|
Aliran Modern
|
||
1940 --
sekarang
|
Manajemen
Modern
|
Abraham Maslow,
Chris Argyris, Douglas Mc Gregor, Edgar Schien, David Mc Cleland, Robert
Blake & Jane Mouton, Ernest Dale, Peter Drucker serta ahli – ahli
operation research.
|
Robert Owen (1771-1858)
-
Seorang
manajer pabrik pemintalan kapas di New Lanark Skotlandia
-
Menekankan
pentingnya unsur manusia dalam produksi
-
Melakukan
perbaikan dalam kondisi kerja seperti:pengurangan hari kerja standar,
pembatasan anak-anak di bawah umur, membangun perumahan yang lebih baik bagi
karyawan, mengoperasikan toko perusahaan yang menjual barang dengan murah.
-
Melalui
perbaikan kondisi karyawan akan menaikkan produksi dan keuntungan
-
Investasi
yang paling menguntungkan adalah pada karyawan
-
Mengembangkan
prosedur kerja akan meningkatkan produktivitas
Charles Babbage (1792 –1871)
-
Profesor
Matematika dari Inggris
-
Menekankan
aplikasi prinsip-prinsip ilmiah pada proses kerja akan menaikkan produktivitas
dan menurunkan biaya.
-
Penganjur
pertama prinsip pembagian kerja melalui spesialisasi
-
Setiap
tenaga kerja harus diberi latihan, keterampilan yang sesuai dengan setiap
operasi pabrik
-
Menciptakan
kalkulator mekanis pertama, mengembangkan program permainan bagi komputer
-
Menganjurkan
kerjasama saling menguntungkan antara kepentingan karyawan dan pemilik serta
merencanakan skema pembagian keuntungan.
Frederick W. Taylor (1856 –1915)
-
Sebagai
bapak Manajemen Ilmiah dan mengarang
buku berjudul Scientific Management
-
Memberikan
4 prinsip dasar manajemen yaitu (1) Pengembangan metoda-metoda ilmiah dalam
manajemen agar metoda yang paling baik untuk pelaksanaan setiap pekerjaan dapat
ditentukan, (2) Seleksi ilmiah untuk karyawan, agar setiap karyawan dapat
diberikan tanggunga jawab atas sesuatu tugas sesuai dengan kemampuannya, (3)
Pendidikan dan pengembangan ilmiah para karyawan, (4) Kerja sama yang baik antara
manajemen dan tenaga kerja
-
Mengembangkan
teknik-teknik diantaranya studi gerak dan waktu, pengawasan fungsional, sistem
upah per potong diferensial, prinsip pengecualian, kartu instruksi, pembelian
dengan spesifikasi, standarisasi pekerjaan, peralatan serta tenaga kerja.
Manfaat dari teknik ini adalah perkembangan teknik-teknik operasi, simulasi,
otomatisasi dsb dalam pemecahan masalah.
Frank & Lilian Gilberth (1868 – 1924 dan 1878
– 1972)
-
Frank seorang pelopor pengembangan studi gerak dan
waktu ; menciptakan berbagai teknik manajemen yang diilhami dari Taylor ;
Tertarik terhadap masalah efisiensi terutama
untuk menemukan cara terbaik pengerjaan suatu tugas.
-
Lilian tertarik pada aspek-aspek manusia dalam kerja,
seperti seleksi, penempatan dan latihan personalia; Mengarang buku berjudul Psychology of Management; Baginya
manajemen ilmiah mempunyai suatu tujuan akhir yaitu membantu para karyawan
mencapai seluruh potensinya sebagai mahluk hidup.
Henry L. Gantt (1861 –1919)
-
Mengemukakan gagasan (1)Kerjasama
yang saling menguntungkan antara tenaga
kerja dan manajemen (2) Seleksi ilmiah tenaga kerja (3) Sistem insentif
(bonus) untuk merangsang produktivitas dan (4) Penggunaan instruksi-instruksi
kerja secara terperinci.
-
Menggunakan metode grafik yang dikenal sebagai
Gantt Chart, untuk perencanaan,
koordianasi dan pengawasan produksi.
Harrington
Emerson (1853 – 1931)
-
Pemborosan
dan ketidak efisienan adalah penyakit sistem industri
-
Mengemukakan
12 prinsip-prinsip efisiensi yaitu :
a.
Tujuan-tujuan
dirumuskan dengan jelas
b.
Kegiatan
yang dilakukan masuk akal
c.
Adanya
staf yang cakap
d.
Disiplin
e.
Balas
jasa yang adil
f.
Laporan-laporan
yang terpercaya, segera, akurat dan ajeg – sistem informasi dan akuntansi
g.
Pemberian
perintah – perencanaan dan pengurutan kerja
h.
Adanya
standar-standar dan skedul-skedul – metode dan waktu setiap kegiatan
i.
Kondisi
yang distandarisasi
j.
Operasi
yang distandarisasi
k.
Instruksi-instruksi
praktis tertulis yang standar
l.
Balas
jasa efisiensi – rencana insentif
Henry
Fayol (1841 – 1925)
-
Seorang
industrialis Perancis
-
Mengemukakan
teori dan teknik-teknik administrasi sebagai pedoman bagi pengelolaan
organisasi yang kompleks
-
Mengarang
buku Administration Industrielle et
Generale (Administrasi Industri dan Umum)
-
Memerinci
manajemen menjadi 5 unsur yaitu : Perencanaan, pengorganisasian, pemberian
perintah, pengkoordinasian dan pengawasan
-
Membagi
operasi perusahaan menjadi 6 kegiatan yang saling ketergantungan yaitu : a.
Teknik – produksi dan manufakturing produk
b. Komersial – pembelian bahan baku dan
penjualan produk
c. Keuangan (finansil) –
perolehan dan penggunaan modal
d. Keamanan –
perlindungan karyawan dan kekayaan
e. Akuntansi – pelaporan dan
pencatatan biaya, laba dan hutang,
pembuatan neraca dan pengumpulan
data statistik
f. Manajerial
-
Mengemukakan
14 prinsip manajemen
1.
Division
of work (asas pembagian kerja)
2.
Authority
and Responsibility (asas wewenang dan tanggung jawab)
3.
Discipline
(asas disiplin)
4.
Unity
of Command ( asas kesatuan perintah)
5.
Unity
of Direction (asas kesatuan jurusan atau arah)
6.
Subordination
of individual Interest into General
Interest (asas kepentingan umum di atas kepentingan pribadi)
7.
Renumeration
of Personel (asas pembagian gaji yang wajar)
8.
Centralization
(asas pemusatan wewenang)
9.
Scalar
of Chain (asas hierrki atau asas rantai berkala)
10.
Order
(asas keteraturan)
11.
Equity
(asas keadilan)
12.
Initiative
(asas inisiatif)
13.
Esprit
de Corps (asas kesatuan)
14.
Stability
of turn – over Personel (asas kestabilan masa jabatan)
James
D. Mooney
-
Eksekutif
General Motors
-
Mendefinisikan
organisasi sebagai sekelompok, dua atau lebih orang yang bergabung untuk tujuan
tertentu.
-
Untuk
merancang organisasi perlu 4 kaidah dasar yaitu (1) Koordinasi (2) prinsip
skalar (3) prinsip fungsional (4)
prinsip staf
Mary
Parker Follett (1868 – 1933)
-
Sebagai
jembatan antara tori klasik dan hubungan manusiawi, karena pemikiran mereka
berdasarkan kerangka klasik, tetapi memperkenalkan beberapa unsur-unsur baru
tentang aspek-aspek hubungan manusiawi.
-
Ahli
ilmu pengetahuan sosial pertama yang menerapkan psikologi pada perusahaan,
indutri dan pemerintah.
-
Menguraikan
suatu pola organisasi yang ideal dimana manajer mencapai koordinasi melalui
komunikasi yang terkendali dengan para karyawan
Chaster
I.Barnard (1886 – 1961)
-
Presiden
perusahaan Bell Telephone di New Jersey
-
Mengarang
buku The Functions of the Executive (1938)
-
Memandang
organisasi sebagai sistem kegiatan yang diarahkan pada tujuan
-
Fungsi-fungsi
utama manajemen adalah perumusan tujuan dan pengadaan sumber daya yang
dibutuhkan untuk mencapai tujuan
-
Menekankan
pentingnya peralatan komunikasi untuk pencapaian tujuan kelompok
-
Mengemukakan
teori Penerimaan pada wewenang, bawahan akan menerima perintah hanya apabila
mereka memahami dan mampu serta berkeinginan untuk menuruti atasan
-
Pelopor
dalam penggunaan Pendekatan Sistem untuk pengelolaan organisasi
Hugo
Munsterberg (1863-1916)
-
Pencetus
psikologi industri
-
Bapak Psikologi Industri
-
Mengarang
buku Psikology and Industrial Efficiency
-
Menguraikan
penerapan peralatan-peralatan psikologi untuk membantu pencapai an tujuan
produktivitas
-
Untuk
mencapai peningkatan produktivitas dapat dilakukan melalui 3 cara (1) penemuan
best possible person (2) penciptaan best possible work dan (3) penggunaan best
possible effect untuk memotivasi karyawan
Elton
Mayo (1880 – 1949)
-
Hubungan
manusiawi menggambarkan cara dimana manajer berinteraksi dengan bawahannya
-
Untuk
menciptakan hubungan manusiawi yang baik, manajer harus mengerti mengapa
karyawan bertindak seperti yang mereka lakukan dan faktor-faktor sosial dan
psikologi apa yang memotivasi mereka
-
Kelompok
kerja informal, lingkungan sosial karyawan mempunyai pengaruh besar pada
produktivitas
-
Konsep
mahkuk sosial dimotivasi oleh kebutuhan sosial, keinginan akan hubungan timbal
balik dalam pekerjaan, dan lebih responsif terhadap dorongan kelompok kerja
pengawasan manajemen yang telah menggantikan
konsep makhluk rasional yang dimotivasi oleh kebutuhan-kebutuhan phisik
manusia.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
